Stories

Hampir Satu Bulan Lebih Kasusnya Tidak Ditindaklanjuti, Korban Tindak Asusila Cari Keadilan (1)

Jawa Tengah, Indonesia Investigative Reporting, Breaking News September 3 @ 3:49pm

Nasib naas dialami seorang karyawati marketing sebuah bank nasional kota Semarang, berkulit putih dan langsing, sebut saja bernama Mawar (30), warga Kab.Semarang. Yang mana, diduga telah diperkosa secara bergiliran oleh tiga orang disalahsatu villa yang berada di komplek villa mewah "Indah Permata", Jl.Gintungan, Kec.Bandungan-Kab.Semarang. Dan lebih apesnya lagi, korban sudah melapor kejadiannya ke Polres Semarang. Namun hampir satu bulan lebih tidak kunjung diproses oleh penyidik Satreskrim Polres Semarang.

Atas karena perkaranya tidak segera ditangani dan diproses, korban Mawar merasa kecewa, selanjutnya korban meminta bantuan pendampingan hukum ke kantor Bandungan Crisis Centre (BCC), Jl. Sukorini No.16, Bandungan, dan diteruskan melaporkan ke Propam Polres Semarang.

•Kronologi Kejadiannya•
Menurut korban, bahwa peristiwa kejadiannya berawal pada tanggal 22 Juli 2021, sekitar jam 20.00 Wib. Dimana korban pada waktu itu dihubungi melalui handpone oleh teman dekatnya waktu SMP berinisial YK (32) warga desa Kenteng, Kec.Bandungan-Kab.Semarang, YK meminta Mawar untuk datang ke Bandungan, alasannya ingin bertemu karena ada sesuatu yang penting untuk disampaikan.

"Saya waktu itu masih di Semarang kerja marketing keuangan. Lalu saya ditelpon YK untuk datang ke Bandungan, dan saya menyanggupinya, lalu datang ke komplek villa sesuai yang diarahkan oleh YK. Saya ke Bandungan mengendarai mobil sendirian sepulang kerja di kota Semarang," tutur Mawar, Jumat (03/09/21) petang di kantor BCC.

Selanjutnya, sampai dilokasi kejadian, yakni di komplek villa mewah Indah Permata atau dikenal dengan kawasan Hollywood Bandungan, Mawar bertemu YK dan temannya yang kerja sebagai security berinisisl GM (20) warga Ambarawa, Kab.Semarang dan ED (30) warga Bandungan-Kab.Semarang. Lalu Mawar menambahkan, di lokasi area pos satpam, YK dan temannya pesta minum berakohol (Minol).
Kemudian YK mendesak Mawar untuk ikut minum minuman berakohol jenis congyang, dan Mawar menolak.

"Tapi karena didesak dan dibujuk terus, serta tidak enak hati karena YK teman lama, dan ada perasaan takut, akhirnya saya mau minum beberapa sloki Congyang yang terus disodorkan oleh YK. Dan baru enam sloki, saya sudah mabuk, lalu dibawa kesalahsatu villa dan diajak ngobrol sebentar lalu saya sudah tidak sadar," ucapnya.

Dan setelah itu, Mawar mengatakan, saya tidak tau berapa lama saya tidak sadarkan diri, tapi begitu sadar saya sudah telanjang gak pakai celana, saya lihat didekat saya ada GM.

"Saya sempet tanya juga, kenapa saya telanjang, tapi tidak dijawab. Dan saya juga tanya keberadaan YK dan ED juga tidak dijawab. Kemudian saya lihat ada cairan sperma, saya syok, pak," katanya sedih sambil mengusap air matanya.

Korban kemudian mencari temannya YK ke pos satpam, tapi tidak ada. Yang akhirnya Mawar pulang menggunakan mobilnya. Dan keesok harinya tanggal 23 Juli 2021, korban melaporkan kasusnya ke Mapolres Semarang.

"Saya sudah melaporkan ke Polres Semarang, tapi oleh penyidik waktu itu, saya disuruh visum, dan saya visum di RS," ungkapnya.
(Doc.arsip by MTM/PS/Line Tim Work,030921)
Need Help?
Johnson

Johnson Tamlyn

Production Manager

Johnson is available 9:00-17:00 GMT Mon‑Fri, or by email 24/7