Kholid Rafsanjani

Kholid Rafsanjani

Jawa Timur, Indonesia


Available: Yes


http://persmaideas.com/2016/03/20/keseharian-dan-kesenian-yang-menakutkan/

Persmaideas.com KOLOM Keseharian dan Kesenian yang Menakutkan OlehKholid RafsanjaniPada 20 Maret 2016 Keterangan foto: Tiga aktor pertunjukan Gelisah menampilkan aksi gerak tubuh di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jember, pada Senin 29 Februari 2016. (Foto: Ayu Tri Anita P) Keterangan foto: Tiga aktor pertunjukan Gelisah menampilkan aksi gerak tubuh di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jember, pada Senin 29 Februari 2016. (Foto: Ayu Tri Anita P) 175SHARES Para buruh dan tani perlu ditakuti dengan senjata. Agar mereka patuh dengan semua tatanan bernegara yang diinginkan penguasa. Pertunjukan Gelisah yang dimainkan komunitas Gelanggang pada Senin, 29 Februari lalu dibuka oleh seorang aktor, mesin gerinda tangan, suara bising, dan percikan kembang api. Lampu dibiarkan redup. Tiga orang aktor datang bergantian. Masing-masing membawa karung pasir, palu, dan arit. Sebelumnya, saat penonton masuk ke gedung pertunjukan, ada sedikit hal yang b


18
http://persmaideas.com/2015/06/23/merampas-hak-korban-majalah-ideas-edisi-20/

Para korban pelanggaran HAM bertahun-tahun menuntut ketegasan pemerintah, atas hak mereka yang diabaikan. Pengungsi Syiah Sampang selama tiga tahun terakhir tak kunjung dipulangkan. Korban semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo hidup tak menentu, menunggu ganti rugi yang dijanjikan. Perempuan yang tak letih mendesak negara untuk mengusut tuntas kematian Munir, pejuang HAM yang dibunuh bertahun silam. Orang tua korban Tragedi 1998 yang gigih berdiri di depan Istana Negara, meminta pertanggungjawaban Presiden Republik Indonesia selama 10 tahun lebih atas kematian anaknya yang tertembak peluru aparat militer. Di manakah keberadaan negara? Simak liputan ‪#‎MajalahIDEAS‬ edisi 20 terbit Senin, 27 April 2015. Tersedia versi digital dan cetak.


12
Need help?
Email us
Available 9am - 5pm GMT
support@paydesk.co